HUBUNGAN antara Islam (santri) dan Barat kini telah mengalami kemajuan yang berarti. Itu disebabkan karena ilmuwan Barat lebih banyak bersinggungan langsung dengan dunia Islam, baik zaman dahulu maupun sekarang. Begitu juga umat Islam mulai melihat kenyataan bahwa keterbukaan dan pengakuan bahwa sains ada di Barat. Tulisan ini hendak menanggapi tulisan kawan saya, (Belajar ke Barat siapa takut?)Kawan kita, Jajang Jahroni, Dosen UIN, santri lulusan Buntet Pesantren kini tengah studi Antropologi di Boston University, Amerika Serikat. Itu adalah contoh kecil. Masih banyak Jajang lainnya, ratusan mungkin juga ribuan santri dan semi santri yang pergi ke kampung “Mamang Sam” atau ke negeri Eropa, guna memperdalam keilmuanya.





