Cukup kaget bagi saya sebagai orang kampung mengetahui ada orang kaya dalam usia 15 tahun, telah biasa meraih cek (profit) senilai USD300.000 hingga USD400.000 per bulan. Saat awal bisnisnya, Cameron Jhonson, 25, memulai bisnis pada usia 9 tahun dan belum genap usia 20 tahun ia mendapat penghasilan USD 1 juta.
Dari catatan di bawah ini, saya kemukakan dari tahun ke tahun ia berhasil mendapatkan moment keberhasilan dari bisnis yang ia jalankan sendiri. Sederet kesuksesanya bisa dilihat dalam kurun beberapa tahun:
Saat usia 9 tahun, tepatnya pada 1994, dia mulai berbisnis di rumahnya,Virginia, Amerika Serikat. Dasar anak kreatif, dia mampu membuat surat undangan pesta liburan orang tuanya. Dari sini, ia mencoba menjual kepada teman-teman dan tetangganya.
Usia 11 tahun, ia meraih keuntungan dari bisnis kartu undangan via internet ini. Tak disangka, bisnis surat undangan itu dikembangkan hingga usia 11 tahun.
Saat usia menginjak 12 tahun, dia memulai bisnis menjadi pengecer produk boneka terkenal Beanie Babys via e-commerce. Dengan modal website itu, ia menjual mainan tersebut sampai mendapatkan keuntungan $50,000.
Setelah sukses dengan menjual eceran boneka, bocah Amerika ini membuat bisnis baru yaitu penyedia layanan akun email gratis yang bisa mengeblok junk email, My EZ Mail. Ribuan user masuk lalu ia jual binisnisnya. Johnson meraih dana segar senilai USD50.000 dan uang itu diinvestasi untuk mendirikan My EZ Mail.
Menginjak usia 14 tahun, ia adalah salah satu dari tiga finalis dari lebih dari 100.000 aplikasi untuk menerima penghargaan atas prestasinya sebagai ““outh Entrepreneur of the Year”. Pada saat ini, Cameron mulai menerima perhatian dunia untuk berbagai bisnis.
Di usianya yang Pada usia 15 tahun, (masih SMP dong) dia menjadi anggota dewan penasihat dari sebuah perusahaan berlokasi di Tokyo. Johnson masuk dalam jajaran “CEO Berusia 15 Tahun” yang diterbitkan di Jepang. Pada usia itu perusahaannya berhasil meraih keuntungan USD15.000 per hari.
Kemudian, dia pun merekrut seorang tenaga teknis dan dalam kurun waktu dua tahun, My EZ Mail meraih penghasilan USD3.000 per bulan dari iklan. Pada 1997 Johnson bergabung dengan dua pengusaha muda lainnya, Aaron Greenspan dan Tom Kho, untuk menciptakan perusahaan iklan online, Surfingprizes.com. Dia menerapkan strategi piramida klasik dalam bisnisnya serta bekerja sama dengan DoubleClick, L90, dan Advertising.com.
“Ketika usia 15 tahun,saya telah biasa meraih cek senilai USD300.000 hingga USD400.000 per bulan,” papar Johnson.
Saat memasuki usia19 tahun,dia menjual perusahaannya kepada pembeli yang dirahasiakan. “ Sebelum lulus SMA, saya memiliki kekayaan lebih dari USD1 juta,” bangganya. Sejak tahun lalu, dia lebih banyak mempromosikan bukunya yang berjudul “You Call The Shots: Succeed Your Way – and Live The Life You Want – with The 19 Essential Secrets of Entrepreneurship”.
Rahasia Sukses
Dia menceritakan apa saja tips bisnis yang menjadi kunci utama Johnson?
- “Lakukan upaya khusus, mulai dengan modal kecil, buatlah agar uang bekerja untuk Anda.”
- Mencari ide hebat dari lingkungan terdekat,
- Seimbangkan pekerjaan dengan kehidupan,
- bergaullah dengan orang hebat.
- Jadikan diri Anda sebagai merek,
- Jangan takut bernegosiasi dan ambil keputusan sendiri dengan tegas
Selanjutnya, Johnson juga mendorong anak muda untuk beradaptasi, cari pembimbing yang hebat, mencari ilmu baru setiap hari, gunakan kekuatan pers.
Dalam hal bisnis, Johnson memiliki tip, jangan memandang rendah terhadap pentingnya pelanggan, membangun di atas pengalaman dengan kreatif dan jadilah pengusaha seperti yang diinginkan. “Jangan takut dengan penolakan. Jangan khawatir untuk bertanya tentang segala sesuatu,” ujarnya kepada Forbes. Pria kelahiran 13 November 1984 itu bahkan tidak pernah mengambil pinjaman atau menumpuk utang. Dia berhasil mencetak satu juta dolar pertamanya sebelum lulus SMA.
“Bagi saya, kesuksesan adalah ketika Anda memiliki semangat dalam melakukan pekerjaan yang Anda lakukan.Bisnis yang saya kelola merupakan hobi saya sehingga saya senang menjalaninya,”paparnya kepada Young Entrepreneur. Bagi Johnson, menjalankan bisnis tak semudah membalikkan telapak tangan.Kegagalan merupakan pelajaran terbaik.
“Ketika Anda menghasilkan satu dolar atau kehilangan satu dolar, itu langkah maju dalam bisnis.Untuk itulah, berhitunglah ketika bisnis bergerak maju dalam bisnis,” imbuhnya. Lantas, siapa orang yang memberikan inspirasi dalam kehidupan Johnson? Dia menjawab, Michael Dell, Bill Gates, Richard Branson, Oprah Winfrey, dan Donald Trump merupakan pengusaha yang menjadi inspirasinya.
“Saya membaca cerita dan buku mereka seperti anak-anak belajar tentang segala sesuatu,”paparnya. Belum cukup itu saja, dia pun senang membaca biografi orang-orang sukses. Sementara itu, satu kata yang paling tepat untuk menggambarkan kehidupan sebagai seorang pengusaha bagi Johnson adalah “merdeka”. Dia juga selalu menerapkan keseimbangan kehidupan yaitu membatasi kehidupan personal dan bisnis.
Johnson Indonesia
Hmm, menarik sekali pengalaman seorang pengusaha yang mulai pada usia sangat belia. Adakah Johnson Indonesia, tentu saja pertanyaan ini mengada-ada. Ketidakmungkinan justru menjadi mungkin saat anak-anak muda kita digiring dan dibekali dengan sentuhan-sentuhan informatif yang mendidik.
Maksud saya bukan hal yang normatif, namun kebebasan kreasi anak-anak usia muda dalam rangka mengeksplorasi hasrat dan kemauan belajarnya justru bisa membangkitkan motif positif yang postif.
Singkatnya, bila ingin melahirkan Johnson ala Indonesia, maka tirulah gaya dan kebiasaan dia terutama dalam mengenal dan megnenang kesuksesan orang lain.
Prinsip ini persis seperti disabdakan oleh Rasululla saw, orang yagn biasa bergaul dengan penjual minyak wangi akan terbawa bau wanginya. Sebaliknya, orang yang bergaul dengan pandai besi, maka abu kotor yang menguapi ruangan tungku akan ikut menempel pad akita.
Kepada para guru, orangtua dan pemerhati masyarakat, saatnya kita mendorong anak-anak muda agar lebih intensif untuk berbicara masa depan, dan cita-citanya dengan memberikan informasi positif akan perjuangan orang-orang sebelumnya. Dengan begitu, tidak mustahil akan melahirkan Cameron Johnson Indonesia. Walahu a’lam!
- Dari berbagai sumber
No related posts.

