<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>kurtubi.com &#187; Catatan Lain</title>
	<atom:link href="http://www.kurtubi.com/category/inspirasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kurtubi.com</link>
	<description>Talk about Internet, Website and my Daily Notes</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Dec 2011 04:00:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>4 Model Gaya Belajar, Manakah yang Cocok?</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/4-model-gaya-belajar-manakah-yang-cocok/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/4-model-gaya-belajar-manakah-yang-cocok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 07:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[auditori]]></category>
		<category><![CDATA[gaya belajar]]></category>
		<category><![CDATA[kinestetik]]></category>
		<category><![CDATA[model belajar]]></category>
		<category><![CDATA[tipikal belajar]]></category>
		<category><![CDATA[visual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=911</guid>
		<description><![CDATA[Belajar dengan model yang cocok akan dapat membantu pembelajar guna menyerap informasi dengan cepat dan lebih sukses belajar. Karenanya,  ada 4 gaya belajar baik visual, auditori, sosial dan soliter yang  masing-masing perlu dikenali oleh tiap-tiap individu dan juga para guru. Empat gaya belajar itu bisa efektif bisa tidak tergantung suasana dan motivasinya. Ada yang suka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajar dengan model yang cocok akan dapat membantu pembelajar guna menyerap informasi dengan cepat dan lebih sukses belajar. Karenanya,  ada 4 <strong>gaya belajar</strong> baik <strong>visual</strong>, <strong>auditori</strong>, <strong>sosial</strong> dan <strong>soliter</strong> yang  masing-masing perlu dikenali oleh tiap-tiap individu dan juga para guru.</p>
<p><span id="more-911"></span>Empat gaya belajar itu bisa efektif bisa tidak tergantung suasana dan motivasinya. Ada yang suka dengan mendengarkan, visual, logis, sosial, soliter dan taktil. Bagi yang &#8220;doyan&#8221; belajar akan dengan mudah mengenali gaya belajarnya, sehingga dapat menikmati belajarnya dengan baik.</p>
<p>Langsung saja, kira-kira<strong> gaya belajar</strong> apakah yang anda sukai dan apakah sudah mengevaluasinya, apakah sudah sedemikian efektifkah, gaya belajar itu?</p>
<p><strong>Gaya Belajar Visual</strong><br />
Warga belajar yang memiliki <strong>gaya belajar visual</strong> akan sangat menikmati belajarnya dengan menyerap informasi melalui, gambar, video, grafis, dan teks-teks dari buku. Bagi yang cenderung cocok dengan gaya ini, maka akan dapat menyerap pelajaran dengan baik, saat tutor menyampaikannnya lewat grafis, proyektor, gambar-gambar bergerak, papan tulis, kertas-kertas yang berisi gambar dan tulisan atau berupa buku.</p>
<p>Pembelajaran yang suka dengan <strong>gaya belajar visual</strong> ini biasanya akan selalu memastikan catatannya dengan detil dan tidak sungkan-sungkan untuk meluangkan waktunya guna mengembalikan apakah ifnormasi yang didapatkan itu terserap atau tidak. Makanya, mereka akan mendapatkan kembeli lewat buku-buku dan membacanya.</p>
<p>Seringkali, pembelajar ini akan membuat gambar dan diagram ketika mencoba untuk memahami subyek-subyek yang dipelajarinya.</p>
<p><strong>Gaya auditori</strong><br />
Penyuka gaya belajar auditori dapat merasakan belajar dengan efektif, manakala ia menyerap informasi dengan mendengarkan materi yang disampaikan oleh tutor baik lewat rekaman suara, atau bentuk-bentuuk lain secara verbal.</p>
<p>Kalau penyuka gaya belajar visual menikmatinya dengan menghadiri kelas dan menikmatinya di kelas, maka gaya pembelajar auditori, lebih enjoy menghadiri tutorial di kelas dengan cara mendengarkan secara seksama apa yang diucapkan oleh tutor.</p>
<p><strong>Gaya Belajar Taktil (Kinestetik)</strong><br />
Gaya belajar taktil ini model gaya belajar yang dinikmati pembelajar dengan cara menyimpan menyimpan informasi jika ia terlibat dalam berpartisipasi. Ia akan menikmati <strong>gaya</strong> <strong>belajar tektil</strong> , dengan bergerak dan melakukan sentuhan langsung kepada obyek pelajaran. Dalam bahasa psikologi belajar, disebut <strong>gaya belajar kinestetik</strong>.</p>
<p>Misalnya, <strong>gaya belajar taktil</strong> bisa diterapkan pada warga belajar yang tengah menikmati belajar di didang komputer, otomotif. Mereka akan dengan cepat dan mampu menguasai dengan cara langsung praktek dengan  mengutak-atik komputer, mobil, motor atau apapun yang dipelajarinya. mereka  yang cenderung memiliki gaya ini, akan sangat antusias pada saat ia ditugaskan melakukan percobaan-percobaan di tempat praktek (laboratorium).</p>
<p><strong>Gaya Belajar Logis</strong><br />
Gaya ini bila seseorang menikmati belajar seperti pelajaran matematika, IPA dan memiliki ketermapilan yang kuat serta memiliki penalaran logis. Bagi yang memiliki gaya ini, ia dengan cepat melihat pola dan tajam penalarannya, saat informasinya itu dihubungkan dengan hal-hal yang objektif dan logis. Bila orang lain sulit memahami, mereka yang memiliki kemampuan belajar ini, akan dengan cepat menguasai informasi.</p>
<p>Mereka memiliki kemampuan menyimpan informasi dengan lebih baik lewat penalaran logis dengan mencoba menghubungkan dengan informasi-informasi lain.</p>
<p><strong>Gaya Belajar Sosial</strong><br />
Gaya belajar sosial ini lebih unggul lewat menulis dan kemampuan berkomunikasi verbal. Ia akan mudah berbicara dengan orang lain, dan mudah memahami pola pikir orang yang dihadapinya.</p>
<p>Tidak jarang orang-orang akan meminta nasehat para orang-orang yang bertipikal seperti ini. Ia pun akan bisa bekerja dengan baik dalam kelompok, menyukai komunikasi dengan segala macam jenis masyarakat, dan mudah bergaul karena mudahnya mengemas komunikasi baik personal maupun komunal.</p>
<p><strong>Gaya Belajar Soliter</strong><br />
Pemilik <strong>gaya belajar soliter</strong> justru kebalikan dari gaya sosial. Ia akan lebih enjoy belejar dan bekerja sendirian. Ia suka privasi dan tidak mau diganggu orang lain. Mereka tidak senang kepada keramaian, tidak mau tergantung pada orang lain dan tidak suka mengharapkan bantuan orang lain dalam memecahkan masalah studi yang dihadapinya.</p>
<p><a href="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/12/4MAT-Training-model.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-912" title="4MAT-Training-model" src="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/12/4MAT-Training-model-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Jenis pembelajar ini, lebih menyukai belajar dengan metode sendiri. Karena kesenangannya bekerja sendiri, sangat memungkinkan ia membutuhkan waktu yang cukup banyak guna memecahkan masalah yang ditemukan dalam belajarnya.</p>
<p>Dari empat gaya belajar ini, cobalah untuk mengenali gaya belajar Anda. Dengan cara mengenali gaya belajar ini, maka dengan segera Anda bisa memiliki <strong>model belajar</strong> yang akan mampu menyerap informasi dan memahami subyek dengan baik. Karena itu, dengan mengenali secara tepat model belajar Anda, maka akan sangat bermanfaat dan lebih cepat sukses demi menyongsong masa depan Anda!.</p>
<p>Kalau saya sendiri lebih cocok kepada gaya belajar model soliter. Belajar sendiri, praktek sendiri. Namun juga campuran dari gaya belajar auditori dan logis. Biasanya, akan lebih cepat mendengarkan suara, ketimbang melihat gambar-gambar. Kalau tipikal belajar Anda mana yang cocok?</p>
<p><a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/06/08495946/Di.Antara.4.Gaya.Ini.Mana.Gaya.Belajar.Anda">Sumber</a> Kompas</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/4-model-gaya-belajar-manakah-yang-cocok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Berkurban dari Umat Lain</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/semangat-berkurban-kalangan-teknologi/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/semangat-berkurban-kalangan-teknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 16:33:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[berkurban]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[qurban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Idul qurban itu moment tepat untuk umat Muslim bagaimana meniru umat lain dalam berkkurban. Ajaran berkurban itu bersumber dari ajaran  agama, tetapi yang banyak mengaplikasikan ajaran ini justru kalangan non Muslim.  Why? Oleh umat Islam dijadikan sebagai peringatan massal untuk mengingat bahwa dalam kehidupan ini membutuhkan pengorbanan. Kalau dikaitkan dengan dunia bisnis, hakekat berqurban adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;"><a href="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/11/2qurban.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-818" title="2qurban" src="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/11/2qurban-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Idul qurban</span></strong> itu moment tepat untuk umat Muslim bagaimana meniru umat lain dalam <strong>berkkurban</strong>. Ajaran berkurban itu bersumber dari ajaran  agama, tetapi yang banyak mengaplikasikan ajaran ini justru kalangan non Muslim.  Why?</p>
<p><span id="more-793"></span>Oleh umat Islam dijadikan sebagai peringatan massal untuk mengingat bahwa dalam kehidupan ini membutuhkan pengorbanan. Kalau dikaitkan dengan dunia bisnis, hakekat berqurban adalah berbagi, siapa yang banyak memberi daya tarik kepada orang lain, maka dia akan mendapat hasil.</p>
<p>Mereka yang banyak berbagi merekalah yang banyak menuai hasil. Lihatlah banyak sekali orang-orang non Muslim sendiri berbagi ilmu dan teknologi terbukti mampu memberikan efek balik &#8216;modal&#8217; yang dahsyat.</p>
<p>Kenapa saya katakan umat Islam mesti belajar kepada umat lain dalam hal berkurban ini. Kita bisa belajar kepada dunia teknologi di mana siapa yang banyak mengeluarkan pengorbanan, maka akan mendapat hasil.</p>
<p>Contohn nyata dalam dunia internet.<br />
<strong> 1. Facebook dan Google </strong> juga yang lainnya yang tidak saya sebutkan. Dua raksasa perusahaan ini mampu memberikan pencerahan kepada dunia bagaimana besarnya pengorbanan mereka dalam social networking.</p>
<p>Pengorbanan apakah yang mereka lakukan?<br />
Memberikan akun gratis, memberikan quota yang besar untuk memiliki akun yang dapat digunakan untuk keperluan akses internet.</p>
<p>Email google dan fasilitas di dalamnya hingga 7 Gb adalah pengorbanan dari Google untuk penduduk dunia. Mereka merelakan server dan kapasitas hardisknya bebas digunakan oleh siapa saja tanpa pandang bulu.</p>
<p>Belum lagi fasilitas google lainnya yang dapat memberikan akses bisnis dan kemudahan untuk memperoleh kemakmuran dana mengais rezki, tergantung dengan google ini.</p>
<p>Fasilitas gratis lainnya yang besar dan tanpa batas ini sangat membantu bagi dunia modern saat ini.</p>
<p><strong>Facebook</strong> yang saya tahu, juga memberikan peluang kpada dunia untuk saling bersilaturahmi. Dengan pola silatrahmi yang diberikan oleh facebook, maka umat Islam dapat berinteraksi dengan keluarga dan teman-temannya. Semua fasilitasnya gratis.</p>
<p>2. <strong>Media Televisi dan <a title="Tutorial Blog step-1" href="http://www.kurtubi.com/tutorial-blog-step-1/">Blog</a></strong><br />
Media ini banyak dikelola oleh kalangan non muslim. Kita bisa tahu, televisi tidak memungut biaya, kecuali TV Kabel. Mereka membagikan berita, kabar, dan pengtahuan begitu saja tanpa minta bayaran.</p>
<p>Ini aalah bentuk pengorbanan ala media teknologi untuk masyarakat. Tentu saja tv mendapat tempat di hati masyarakat. Semakin baik kemasan acara semakin digemarii oleh siapa saja.</p>
<p>Dari dua contoh di atas baik media internet dan media televisi dua-duanya adalah model pengorbanan yang besar untuk dunia.</p>
<p>Senafas dengan semangat ajaran Islam, siapa yang banyak memberikan manfaat kepada orang banyak, maka itulah sebaik-baik makhluk. Ini sudah terbukti nyata kemampuan mereka di mana mendapat banyak keuntungan dan kemakmuran dari semangat berkurban kepada orang lain.</p>
<p><strong>Bagaimana dengan Umat Muslim sendiri?</strong><br />
Saya tidak banyak berkomentar, di kalangan dunia Islam memang sedang terjadi banyak disintegrasi, dan konfrontasi baik dengan kalangan muslim sendiri juga dengan kalangan umat lain.</p>
<p>Selain itu, keterpurukan negara-negara yang banyak penduduk muslimnya sangat disayangkan sekali, kurang mampu untuk membenahi dengan cepat. Alih-alih untuk mereformasi, yang ada justru konflik interest dan konflik horizontal.</p>
<p>Karena masalah konflik baik opini maupun kekuasaan, maka bagaimana untuk bisa berkembang ke ranah berkurban bagi dunia yang lebih luas lagi.</p>
<p>Akhir kata, apa yang saya sampaikan ini bukanlah nada kebencian melainkan autokritik bagi dunia muslim sendiri di mana semangat berkurban, menurut saya masih di seputar seremoni, sementara berkurban dalam ranah yang lebih besar, masih ketinggalan jauh dengan umat lain.</p>
<p>Berqurban adalah semangat Tuhan yang diajarkan untuk umat manusia siapa saja, tanpa level agama atau ras, tetapi bagai siapa saja yang rela berkurban bagi kemanusiaan, maka niscaya akan menuai manfaat yang efeknya super dahsyat.</p>
<p>Mari berkurban, baik berkurban dalam ajaran religi maupun berkurban yang lebih luas lagi,sebisa dan semampu kita. Dan saatnya umat Islam belajar berkurban yang lebih luas lagi.</p>
<p>Tambahan:</p>
<p>Doa Saat menyemblih Qurban</p>
<p>DOA KETIKA MENYEMBELIH QURBAN</p>
<p>بِسْمِ اللهْ وَاللهُ أَكْبَرْ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ وَعَلَى آلِهِ وَسَلِّمْ اَللَّهُمَّ مِنْكَ وَإِلَيْكَ تَقَبَّلْ مِنِّيْ</p>
<p>BISMILLAAH WALLAAHU AKBAR ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALIHII WASALLIM<br />
ALLAAHUMMA MINKA WA ILAIKA<br />
TAQABBAL MINNII</p>
<p>Dengan menyebut nama Allah<br />
Allah Maha Besar<br />
Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas Muhammad, dan atas keluarga beliau, dan sejahterakanlah.</p>
<p>Ya Allah,<br />
Dari Engkau dan kepada Engkau<br />
Terimalah dari hamba</p>
<p>Sumber: Al Adzkaar halaman 172</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/semangat-berkurban-kalangan-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Video Youtube langsung via iPod</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/download-video-youtube-langsung-via-ipod/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/download-video-youtube-langsung-via-ipod/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 19:28:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone]]></category>
		<category><![CDATA[iPod]]></category>
		<category><![CDATA[MXTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=757</guid>
		<description><![CDATA[Jika menonton video langsung via  iPhone/iPod  merupakan pengalaman yang menarik. Lalu bagaimana agar video itu tetap bertahan di hardisk sehingga bisa dilihat kapan saja. Bagaimana vidoe-video itu dapat didownload lalu diputar kapan-kapan atau mau dijadikan koleksi. Nah lewat aplikasi MXTube,  bisa dengan mudah  mendownloadnya, sehingga tidak harus tersambung ke internet saat mau menikmati video di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="font-size: 13px; font-weight: normal;"> </span></h1>
<div>
<p><a href="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/05/ipod.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-758" style="margin-left: 8px; margin-right: 8px;" title="ipod" src="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/05/ipod.jpg" alt="" width="100" height="122" /></a>Jika menonton video langsung via  iPhone/iPod  merupakan pengalaman yang menarik. Lalu bagaimana agar video itu tetap bertahan di hardisk sehingga bisa dilihat kapan saja. Bagaimana vidoe-video itu dapat didownload lalu diputar kapan-kapan atau mau dijadikan koleksi.</p>
<p><span id="more-757"></span>Nah lewat aplikasi MXTube,  bisa dengan mudah  mendownloadnya, sehingga tidak harus tersambung ke <a title="Download Video Youtube langsung via iPod" href="http://www.kurtubi.com/download-video-youtube-langsung-via-ipod/">internet </a>saat mau menikmati <a title="Inilah Sepuluh Plugin Keren WP 3.0" href="http://www.kurtubi.com/inilah-sepuluh-plugin-wp-3-0/">video </a>di Youtube secara <a title="Kompasiana" href="http://www.kurtubi.com/kompasiana/">online </a>terus-menerus.</p>
<p>Inilah langkah-langkahnya:</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Install MXTube</span></p>
<p><strong>Untuk menginstal MXTube  carilah aplikasinya di </strong>menu <strong> Multimedia -&gt; MXTube</strong>. setelah itu, Install dan refresh kembali IPhone.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Download Video dengan  MXTube</span></p>
<p><strong>1. Cari Video Youtube </strong>via  aplikasi MXTube.</p>
<p><img title="How To Download YouTubes Video Directly to iPhone / iPod Touch" src="http://www.hongkiat.com/blog/wp-content/uploads/mxtube/01.jpg" alt="01 How To Download YouTubes Video Directly to iPhone / iPod Touch" width="400" height="300" /></p>
<p><strong>2. Klik Video yang siap di download. </strong>Pilih kualitasnya.</p>
<p><img title="How To Download YouTubes Video Directly to iPhone / iPod Touch" src="http://www.hongkiat.com/blog/wp-content/uploads/mxtube/02.jpg" alt="02 How To Download YouTubes Video Directly to iPhone / iPod Touch" width="400" height="300" /></p>
<p><strong>3. </strong>Video yang sudah dipilih untuk di download langsung tersimpan. Jika ingin membatalkan klik cancel</p>
<p><img title="How To Download YouTubes Video Directly to iPhone / iPod Touch" src="http://www.hongkiat.com/blog/wp-content/uploads/mxtube/03.jpg" alt="03 How To Download YouTubes Video Directly to iPhone / iPod Touch" width="400" height="300" /></p>
<p><strong>4. </strong>Carilah video yang telah di download di aplikasi  <strong>MxTube app</strong>, di bawah tab  <strong>Videos.</strong></p>
<p><img title="How To Download YouTubes Video Directly to iPhone / iPod Touch" src="http://www.hongkiat.com/blog/wp-content/uploads/mxtube/04.jpg" alt="04 How To Download YouTubes Video Directly to iPhone / iPod Touch" width="400" height="300" /></p>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.hongkiat.com/blog/how-to-download-youtubes-video-directly-to-iphone-ipod-touch/">Source</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/download-video-youtube-langsung-via-ipod/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengurus Akte Kelahiran</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/mengurus-akte-kelahiran/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/mengurus-akte-kelahiran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 23:50:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lain]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=722</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya ingin sharing mengurus Akta Kelahiran anak saya yang lahir pada tahun 2007. Wah betapa rumit dan bikin capek, sebab selain harus bolak-balik antara kantor Kelurahan, Kantor Catatan sipil dan kantor pengadilan,   juga melibatkan kantor pos segala. Keempat  kantor ini, kebetulan di Jakarta Selatan letaknya cukup berjauhan dan macetnya minta ampun. Selain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/04/akte_kelahiran.jpg"><img class="alignleft" title="akte_kelahiran" src="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/04/akte_kelahiran-300x140.jpg" alt="mengurus akte kelahiran ribet" width="180" height="84" /></a>Kali ini saya ingin sharing mengurus Akta Kelahiran anak saya yang lahir pada tahun 2007. Wah betapa rumit dan bikin capek, sebab selain harus bolak-balik antara kantor Kelurahan, Kantor Catatan sipil dan kantor pengadilan,   juga melibatkan kantor pos segala. Keempat  kantor ini, kebetulan di Jakarta Selatan letaknya cukup berjauhan dan macetnya minta ampun. Selain itu, waktu yang dibutuhkan minimal dua minggu hingga satu bulan. Karena ini penting, maka saya harus melaksanakannya.<img title="More..." src="http://www.kurtubi.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /> Ini akibat dari bikin akte terlambat.</p>
<p><span id="more-722"></span>Sebetulnya, jika anak yang lahir di atas 2007 seperti tahun 2008 sampai sekarang, maka tidak membutuhkan sidang pengadilan. Sebab anak yang dilahirkan pada tahun 2007 itu rupanya pemda DKI meragukannya sehingga kantor catatan sipil sebagai penerbit Akta Kelahiran membutuhkan ketuk palu dari sorang hakim di pengadilan. Surat inilah yang menjadi patokan hukum bagi dinas pencatatan sipil.</p>
<p>Berikut adalah prosedur dan langkah-langkah  saya  mengurus Akta kelahiran.</p>
<ol>
<li>Meminta surat pengantar  RT/RW untuk mengurus Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. Kartu Keluarga perlu diganti karena ada anggota baru yang akan dicatat.</li>
<li>Setelah mendapatkan surat pengantar dari RT saya tidak melanjutkan ke kantor RW tapi langsung saya menuju ke Kantor Kelurahan.</li>
<li>Sebelum ke kantor kelurahan, syarat-syarat yang harus dibawa  adalah:   a. buku nikah; b. Kartu Keluarga c. KTP Ayah dan Ibu si Anak d. Surat keterangan lahir dari Rumah sakit/Bidan.</li>
<li>Saat di kantor kelurahan saya serahkan  surat pengantar dari RT/RW ini, dan dari  kelurahan ini kemudian menerbitkan surat pengantar untuk di bawah sendiri ke Kantor Dinas Catan Sipil.</li>
<li>Di kantor Catatan Sipil surat tadi beserta syarat-sayaratnya yang telah digandakan diminta baik di Kelurahan maupun di catatan sipil.</li>
<li>Karena anak saya lahir 2007 maka pihak Kantor Catatan Sipil tidak langsung membuat Akta Kelahiran, melainkan harus membawa surat pengantar dari Dinas Kependudukan ini untuk mengikuti sidang pengadilan.</li>
<li>Di kantor Pengadilan langsung saya serahkan surat dari dinas catatan sipil, di bagian Perdata. Untuk Kantor Pengadilan Jakarta Selatan, menghubungi bapak Margono, tinggal masuk saja di bagian perdata.</li>
<li>Dari kantor Pengadilan pertama kali datang ini, saya diminta untuk mengisi draft isian surat permohonan sidang.  Draft surat ini harus diketik sendiri di rumah. Otomatis saya harus membawa pulang dan diserahkan pada hari berikutnya.</li>
<li><strong>Legalisir. </strong>Pihak kantor pengadilan meminta kepada calon pendaftar,  semua surat-surat difoto copy dan dilegalisir oleh kantor pos besar. Kalau di Jakarta Selatan di depan RS. Fatmawati, Cilandak. Surat-surat yang dilegalisir itu adalah:  KTP kedua orang tua anak,  difoto copy bolak balik dalam satu lembar kertas; KK,  Surat Nikah, Surat Lahir.</li>
<li>Dari legalisir surat-surat di kantor pos ini,  kembali lagi ke Kantor Pengadilan Jakarta Selatan membawa sayarat-syarat dan biayanya.</li>
<li>Dari Pengadilan ini kita akan mendapatkan tanda terima pendaftaran sekaligus pemberitahuan waktu sidang.</li>
<li>Menghadiri sidang. Saat waktu sidang bawalah kedua orang tua dan 2 orang saksi sebagai kelengkapan sidang, tanpa ini tidak akan dilayani.</li>
<li>Setelah sidang, kita akan diberi tahu sekitar 1-2 minggu kemudian.</li>
<li>Biayanya sebesar RP. 407.000,- Namun sebagian biaya ini akan dikembalikan setelah jatuh vonis dari pengadilan.</li>
<li>Setelah selesai maka kita akan mendapatkan surat vonis dari pengadilan. Surat vonis dari pengadilan yang menyatakan bahwa anak kita bener-benar dipertanggung jawabkan secara hukum lewat pengadilan,  selanjutnya, surat vonis ini dibawa kembali ke kantor Catatan Sipil untuk diserahkan.</li>
<li>Setelah diserahkan surat keputusan dari pengadilan, maka kita akan diminta menunggu untuk beberapa hari untuk mengambil Surat Akte Kelahiran.</li>
</ol>
<p>Itulah alasan kenapa saya sebut ribet. Karena prosesnya berbelit-belit. Selain itu tidak bisa diwakilkan seperti mengurus SIM. Karena saat pengadilan, kedua orang tua harus hadir dan juga dua orang saksi.</p>
<p>Singkatnya, jangan bermain-main dengan keterlambatan pembuatan akte kelahiran. Begitu lahir sebaiknya segera diurus, sebab tidak melalui sidang pengadilan tetapi langsung dari kelurahan dan kantor catatan sipil.</p>
<p>Demikian pengalaman ini, semoga bermanfaat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Update: 16 Mei 2011</strong></p>
<p>Singkatnya berapa biaya dan waktu serta bolak-balik ke kantor pengadilan?</p>
<p><strong>Butuh 5 kali mengunjungi kantor pengadilan negeri.</strong></p>
<ul>
<li>Kunjungan pertama, mengambil contoh format surat permintaan sidang</li>
<li>Kunjungan kedua, setelah diketik rapih  diserahkan lagi surat beserta dokumen pendukung lalu menunggu panggilan sidang</li>
<li>Kunjungan ketiga, setelah ditelepon, menghadiri sidang dengan membawa 2 orang saksi</li>
<li>Kunjungan keempat, sidang pembacaan putusan</li>
<li>Kunjungan kelima, menerima hasil keputusan sidang</li>
</ul>
<p><strong>Berapa biaya yang dibutuhkan?</strong></p>
<ol>
<li>Biaya jaminan sidang Rp. 425.000 (diserahkan ke bank dan separuhnya bisa diambil setelah mendapat keputusan.</li>
<li>Rp. 50 ribu (tanpa kwitansi, diminta oleh bagian pemanggilan. Tiap orang berbeda-beda besarnya tergantung orang berada atau tidak kali hehehe. Saya diminta ibu M**** 50 ribu, tapi ada orang lain tidak diminta. Alasannya untuk LEGES. Sulit ngeles&#8230; saya.</li>
<li>Biaya akhir mengambil hasli keputusan kepada panitera, besarnya yang resmi adalah Rp. 17 ribu. Tapi saya tidak tega melihat kerja Panitera sangat berat, mendampingi dan mengetik dokumen serta mencarikan hakim.</li>
<li>Biaya materai Rp. 6000 dan legalisir di Kantor Pos besar, membutuhkan sekitar 7 materai.</li>
<li>Biaya akta diminta (dam-diam) karena dipanggil di kamar bagian pengelola data sebsar Rp. 60.000</li>
<li>Biaya pengantar surat dari Kelurahan besarnya terserah, saya menyerahkan Rp. 20 riibu.</li>
<li>Biaya tak terduga (ongkos, biaya kantin, biaya menunggu, ngdud, dan ngopi selama menunggu sidang dan biaya untuk memfasilitasi dua orang saksi)</li>
<li>Hitung saja deh berapa kerugian untuk hanya mendapatkan selembar</li>
</ol>
<p>Singkatnya, jangan sekali-kali mengurus akte kelahiran lebih dari satu tahun, karena akan diperkarakan dan harus masuk ke pengadilan. Kita dianggapnya kriminal dan sidang-sidang di pengadilan tidak berbeda dengan kasus terorisme dan kasus perdata sengketa.</p>
<p>Kepada menteri tolong diubah peraturan ini. Jangan membebani masyarakat, meskipun kepentingan akte kelahiran itu besar, tetapi mbokya, untuk yang bermasalah saja yang dimasukan ke pengadilan. Sementara untuk mereka yang memiilki surat resmi dari kedokteran hendaknya cukup di kantor dinas Kependudukan saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/mengurus-akte-kelahiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendeteksi Kebohongan</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/mendeteksi-kebohongan/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/mendeteksi-kebohongan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 05:56:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[bohong]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=696</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kebohongan bisa dideteksi? begitu pertanyaan nya dan para psikolog bisa memprediksikannya. Paling tidak gambaran-gambaran orang yang berbohong itu seperti apa? Artikel ini bermanfaat bagi orang yang suka berbohonga, dan pemerhati kebohongan juga para pelajar yang ingin tahu bagaimana gaya orang berbohong. Berikut tanda-tandanya: Bahasa Tubuh Ekspresi tubuh terlihat  kaku dan terbatas, ada sedikit  gerakan tangan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/03/pembohong.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-699" title="pembohong" src="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2011/03/pembohong-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Apakah kebohongan bisa dideteksi? begitu pertanyaan nya dan para psikolog bisa memprediksikannya. Paling tidak gambaran-gambaran orang yang berbohong itu seperti apa? Artikel ini bermanfaat bagi orang yang suka berbohonga, dan pemerhati kebohongan juga para pelajar yang ingin tahu bagaimana gaya orang berbohong. Berikut tanda-tandanya:</p>
<p><strong><span id="more-696"></span>Bahasa Tubuh</strong></p>
<ul>
<li>Ekspresi tubuh terlihat  kaku dan terbatas, ada sedikit  gerakan tangan. Namun gerakan tengan,  lengan dan gerakan  kaki itu  hanya  mengarah ke  tubuh mereka sendiri.</li>
<li>Seseorang yang berbohong kepada Anda akan menghindari membuat kontak mata.</li>
<li>Tangan  bergerak lalu menyentuh muka, tenggorokan dan mulut. Menyentuh atau menggaruk hidung atau di belakang telinga mereka.</li>
</ul>
<p><strong>Emotional Gestures &amp; Kontradiksi</strong></p>
<ul>
<li>Waktu dan durasi gerakan emosional dan emosi adalah off dengan kecepatan normal. Tampilan emosi tertunda, tinggal lagi secara alami akan, kemudian berhenti tiba-tiba.</li>
<li>Tidak sinkron  antara ekspresi gerak tubuh  dan kata-kata. Contoh: Seseorang mengatakan &#8220;Saya menyukainya!&#8221; ketika menerima hadiah, dan selang beberapa saat kemudian ia tersenyum setelah membuat pernyataan itu dengan disertai jeda.</li>
<li>Isyarat / ekspresi tidak sesuai dengan pernyataan verbal, misalnya mengerutkan kening ketika mengatakan &#8220;I love you.&#8221;</li>
<li><strong>Ekspresi</strong> • dibatasi untuk gerakan mulut ketika seseorang yang berpura-pura emosi (seperti senang, terkejut, kagum sedih,,) bukan seluruh wajah. Sebagai contoh, ketika seseorang tersenyum secara alami seluruh wajah mereka yang terlibat: rahang / gerakan pipi, mata dan dahi menekan, dll</li>
</ul>
<p><strong>Interaksi dan Reaksi</strong></p>
<ul>
<li>Orang yang bersalah selalu berusaha  defensif (mempertahankan diri).  Orang yang tidak bersalah akan tenang-tenang saja dan tidak  menyerang.</li>
<li>pembohong itu merasa  tidak nyaman menghadapi pertanyaan  dan terlihat  kepalanya  atau badan menjauh dari lawan bicara.</li>
<li>Seorang pembohong mungkin tidak menyadari posisi  tempat objek  (buku, cangkir kopi, dll) di antara mereka dan Anda.</li>
</ul>
<p><strong>Verbalisasi</strong></p>
<ul>
<li>Seorang pembohong akan menggunakan kata-kata Anda untuk menjawab pertanyaan. Ketika ditanya, &#8220;Apakah Anda makan kue sisa?&#8221; Jawaban pembohong itu, &#8220;Tidak, aku tidak makan kue sisa.&#8221;</li>
<li>Sebuah pernyataan dengan penuh  reaksi  pembenaran: &#8220;Saya tidak melakukannya&#8221;  atau &#8220;Aku tidak melakukannya&#8221;</li>
<li>Terkadang menghindari &#8220;berbohong&#8221; dengan tidak membuat pernyataan langsung. Mereka menyiratkan jawaban bukannya menyangkal sesuatu secara langsung.</li>
<li>Orang bersalah bisa berbicara lebih luas, lalu menambahkan argumen secara detil  &#8230; mereka tidak nyaman bersikap  diam atau jeda sebentar dalam percakapan.</li>
<li>pembohong mungkin meninggalkan kata ganti dan berbicara dengan nada monoton. Ketika pernyataan jujur ​​dibuat kata ganti ini ditekankan dengan berkali-kali  atau lebih banyak lagi  kata-katanya di dalam membuat seubuah  pernyataan.</li>
<li>Bisa juga dilihat dari sintaks dan tata bahasanya  mungkin tidak aktif. Atau dalam kata lain  kalimatnya itu  kemungkinan akan kacau balau karena tidak ditekankan pada inti pokoknya.</li>
</ul>
<p>Dikutip dariberbagai sumber  artikel ber bahasa Inggris, maaf jika terjemahnya terasa kaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/mendeteksi-kebohongan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Santribuntet</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/santribuntet/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/santribuntet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 00:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Santribuntet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=656</guid>
		<description><![CDATA[Beritkut adalah artikel saya di blog SANTRIBUNTET View RSS feed]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beritkut adalah artikel saya di blog SANTRIBUNTET</strong></p>
<p><script language="JavaScript" src="http://url.tutorialdigital.com/displayfeed/feed2js.php?src=http%3A%2F%2Fsantribuntet.wordpress.com%2Ffeed%2F&amp;chan=y&amp;date=y&amp;targ=ya&amp;utf=y&amp;html=p"  charset="UTF-8" type="text/javascript"></script></p>
<p><noscript><br />
<a href="http://url.tutorialdigital.com/displayfeed/feed2js.php?src=http%3A%2F%2Fsantribuntet.wordpress.com%2Ffeed%2F&amp;chan=y&amp;date=y&amp;targ=ya&amp;utf=y&amp;html=y">View RSS feed</a><br />
</noscript></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/santribuntet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kompasiana</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/kompasiana/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/kompasiana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 00:13:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kompasiana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=654</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah artikel saya yang ditulis di blog Kompasiana View RSS feed]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>Berikut adalah artikel saya yang ditulis di blog Kompasiana</b>
<p><script language="JavaScript" src="http://url.tutorialdigital.com/displayfeed/feed2js.php?src=http%3A%2F%2Fwww.kompasiana.com%2Fkurtubi%2Ffeed&amp;num=20&amp;desc=1&amp;date=y&amp;targ=ya&amp;utf=y"  charset="UTF-8" type="text/javascript"></script></p>
<p><noscript><br />
<a href="http://url.tutorialdigital.com/displayfeed/feed2js.php?src=http%3A%2F%2Fwww.kompasiana.com%2Fkurtubi%2Ffeed&amp;num=20&amp;desc=1&amp;date=y&amp;targ=ya&amp;utf=y&amp;html=y">View RSS feed</a><br />
</noscript></p>
<p><a href="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2010/07/reader.jpg"><img src="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2010/07/reader-150x150.jpg" alt="" title="reader" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-652" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/kompasiana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How Do you Appreciate to the Akismet?</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/how-do-you-appreciate-to-the-akismet/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/how-do-you-appreciate-to-the-akismet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 01:15:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Tip and Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[akismet]]></category>
		<category><![CDATA[spam WP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Keberadaan Akismet itu kalau kata saya ibarat satpol PP atau FPI. Kadang terkesan  &#8216;kejam&#8217; tapi juga dibutuhkan untuk hal-hal tertentu. Nah, sepertinya juga satpol PP dan FPI, banyak yang suka banyak pula yang tidak suka. Jadi Akismet tetap dibutuhkan. Terus ada apa dengan akismet. Kemarin saya baca dashboard WP dan ada postingan dari Akismet yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 134px"><img src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:4DByuj25htoo6M:http://www.bryanreesman.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/no_spam.png" alt="" width="124" height="124" /><p class="wp-caption-text">Jangan ada spam di antara kita ....</p></div>
<p>Keberadaan<a href="http://akismet.com/"> Akismet</a> itu kalau kata saya ibarat satpol PP atau FPI. Kadang terkesan  &#8216;kejam&#8217; tapi juga dibutuhkan untuk hal-hal tertentu. Nah, sepertinya juga satpol PP dan FPI, banyak yang suka banyak pula yang tidak suka. Jadi Akismet tetap dibutuhkan. Terus ada apa dengan akismet.</p>
<p>Kemarin saya baca dashboard WP dan ada postingan dari Akismet yang intinya <strong>&#8220;minta dukungan&#8221;</strong>.  <a href="http://blog.akismet.com/2010/07/20/do-you-appreciate-akismet/" target="_blank">Dukungan itu berupa komentar.</a> Kalau saya sudah memberi komentar kalau Akismet masih sangat dibutuhkan, meskipun kadang mengesalkan juga. Sebab banyak sekali kawan-kawan blogger tidak masuk inbox komentar tetapi adanya di spam inbox. Pastinya tidak enak dengan tamu yang sudah bersusah-payah memberi komentar dan komentarnya tidak muncul.</p>
<p><span id="more-623"></span>Lain lagi bila masalahnya adalah orang yang berkomentar itu adalah para spammer yang tujuannya tidak benar seperti menjual viagra, cialis, dan pamer situs-situs porno. Nah kalau sudah seperti ini, saya setuju kalau akismet itu mirip dengan satpol PP atau dengan FPI dengan menumpas pornografi yang kelewatan.</p>
<p>So, karena akismet menjadi bagian dari <a href="http://www.kurtubi.com/how-to-make-a-blog/" target="_blank">Blogging WordPress</a> so apa  yang dimaui oleh Akismet bisa kita penuhi, dengan sekedar memberi komentar. bisa lucu seperti saya bikin atau serius, terserah deh. Sebab akismet sendiri tidak membutuhkan komentar minta dukungan atau komentar pertanyaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/how-do-you-appreciate-to-the-akismet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Adsense Siluman?</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/google-adsense-gelap/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/google-adsense-gelap/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 01:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Tip and Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Google Adsense]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lima hari ini saya dikagetkan dengan munculnya sebuah banner dari Goolge Adsese yang tiba-tiba muncul di website yang saya kelola. Ia muncul di bagian bawah situs tepatnya di module banner. Istilah module karena menggunakan Joomla. Kenapa saya kaget, karena ragu apakah iklan itu saya yang memasang atau orang lain. Jika saya yang memasang, karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_592" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2010/07/logo-google-adsense.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-592" title="logo-google-adsense" src="http://www.kurtubi.com/wp-content/uploads/2010/07/logo-google-adsense-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Google Adsense kok kaya siluman</p></div>
<p>Sudah lima hari ini saya dikagetkan dengan munculnya sebuah banner dari <a href="http://adsense.blogspot.com/">Goolge Adsese </a>yang tiba-tiba muncul di <a href="http://www.ictpesantren.co.cc" target="_blank">website yang saya kelola</a>. Ia muncul di bagian bawah situs tepatnya di module banner. Istilah module karena menggunakan Joomla. Kenapa saya kaget, karena ragu apakah iklan itu saya yang memasang atau orang lain. Jika saya yang memasang, karena saya pernah daftar ke google dan memasang search engine. Namun bila orang lain, artinya orang tersebut mampu menembus panel admin dan memasang script di situ. Tapi siapa?</p>
<p><span id="more-591"></span>
<p>Saya sih senang-senang saja kalau ada Google Adsense di situs itu. Bagaimana tidak senang, karena itu berarti akan ada dollar mengalir jika situs itu rame dikunjungi. Disamping itu, tampilan iklan google adsense di situ, sudah menyerupai tampilan ikaln berbahasa Inggris, padahal situs saya itu berbahasa Indonesia <a href="http://www.kurtubi.com/dont-think-about-niche-marketing/">yang cukup niche</a>. Tapi jika itu bukan milik saya, yang pasti merugikan dong!</p>
<p>Lalu milik siapa?</p>
<p>Untuk mendeteksinya, saya coba melihat scriptnya, dan ternyata ada yang membedakan satu iklan dengan iklan lainnya. Kode itu adalah ID<br />
&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221;&gt;&lt;!&#8211;<br />
google_ad_client = &#8220;pub-7210721606668***&#8221;;<br />
/* 300&#215;250, created 7/14/10 */<br />
google_ad_slot = &#8220;0052361***&#8221;;<br />
google_ad_width = 300;<br />
google_ad_height = 250;<br />
//&#8211;&gt;<br />
&lt;/script&gt;<br />
&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221;<br />
src=&#8221;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&#8221;&gt;<br />
&lt;/script&gt;</p>
<p>Lalu saya lihat email yang pernah saya daftarkan di google adsense dan IDnya bukan pub-7210721606668### tetapi diawali dengan 737****** dst&#8230;</p>
<p>Saya menyimpulkan<br />
1. Skrip itu bukan iklan saya  -<em> wah saya rugi dong</em><br />
2. Iklan orang lain yang sengaja dipasang di situs saya -<em> hebat tuh orang bisa hack untuk cari duit</em><br />
3. Ikaln itu mungkin iklan saya dengan ID google yang pernah saya daftarkan.  Sebab saya pernah mengajukan dengan beberapa email google. &#8211; <em>Nah loh, jadi mau dihpus atau tidak? <a href="http://www.kurtubi.com/latihan-tingkatkan-rasa-percaya-diri/">kok jadi gak pede sih. </a></em><br />
4. bingung mode on&#8230; &#8211; <em>Any one can help me?</em></p>
<p><a href="http://ictpesantren.co.cc"></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/google-adsense-gelap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senang sebagai Kunci Sukses</title>
		<link>http://www.kurtubi.com/senang-sebagai-kunci-sukses/</link>
		<comments>http://www.kurtubi.com/senang-sebagai-kunci-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 04:56:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kurt Zen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Tip and Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis offline]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[blogging tips]]></category>
		<category><![CDATA[menulis dan blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[online marketing]]></category>
		<category><![CDATA[sales]]></category>
		<category><![CDATA[self motivation]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kurtubi.com/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;People rarely succeed unless they have fun in what they are doing.&#8221; &#8211; Dale Carnegie Saya kok cocok sekali dengan ungkapan quote Dale Carnegie, orang jarang menjadi sukses kecuali ia mencintai dan menyenangi kegiatan yang dikerjakannya. Meski saya tidak menafikan banyak kunci sukses  yang diceritakan orang lain seperti kunci sukess adalah bicara; ada yang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: bold;">
<p style="text-align: left;"><img class="alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 6px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:AAFJOblNThW_YM:http://andymaulizar.files.wordpress.com/2009/12/success.jpg" alt="" width="143" height="107" /></p>
<p>&#8220;People rarely succeed unless they have fun in what they are doing.&#8221; &#8211; Dale Carnegie</p>
<p>Saya kok cocok sekali dengan ungkapan quote Dale Carnegie, orang jarang menjadi sukses kecuali ia mencintai dan menyenangi <a href="http://edukasi.kompasiana.com/2010/07/07/kenapa-orang-miskin-di-bangladesh-mudah-berubah/">kegiatan</a> yang dikerjakannya.</p>
<p><span id="more-514"></span>Meski saya tidak menafikan banyak kunci sukses  yang diceritakan orang lain seperti <a title="bicara adalah kunci sukses" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;source=web&amp;cd=4&amp;ved=0CCUQFjAD&amp;url=http%3A%2F%2Fid.shvoong.com%2Fbusiness-management%2F1903713-kunci-sukses-adalah-bicara%2F&amp;ei=J081TKCXJY6ErAeP0bzWAw&amp;usg=AFQjCNEAFfFZhWXI0mMxdx5ur7FzbubNjw&amp;sig2=zQk1246eeBCq9A2e5JdBfw">kunci sukess adalah bicara</a>; ada yang yang mengatakan sukses adalah <a title="Arif Maulana.com" href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;source=web&amp;cd=5&amp;ved=0CCwQFjAE&amp;url=http%3A%2F%2Fariefmaulana.com%2Fsukses-adalah-sebuah-pilihan%2F&amp;ei=J081TKCXJY6ErAeP0bzWAw&amp;usg=AFQjCNExdFOc62jq_kOZ0MBeXwJ-xqMJgw&amp;sig2=I8abjorihnArxsqMK85ZwQ">hak atau pilihan seseorang</a>, mau sukses atau tidak itu pilihan sampean. Kira-kira begtu.</p>
<p>Lantas, apakah saya bisa sukses hanya dengan <a title="how to make a blog" href="http://www.kurtubi.com/how-to-make-a-blog/">gngeblog</a>? tanya kawanku yang meragukan bahwa <a href="http://www.jokosusilo.com/2010/06/08/kenapa-sebagian-orang-kaya-dan-kebanyakan-orang-miskin/">banyak orang sukses dari ngeblog</a>.</p>
<p>Memang sulit kalau belum punya bukti kongkrit. Sebab rasa p<a href="http://www.kurtubi.com/latihan-tingkatkan-rasa-percaya-diri/">ercaya diri</a> sebagai seorang <a href="http://teguhhandoko.com/?info=e-compusoft">blogger yang berbisnis</a> belum muncul. Dalam dunia bisnis online ini, banyak orang menaruh curiga dengan masalah ini. Karenanya  wajar untuk pemula dalam bisnis online banyak yang belum berani biara blak-blakan.<br />
Orang menjadi apatis dan prejudice kepada para pelaku bisnis online. Alasanya sederhana, ada yang bilang terlalu sederhana mendapatkan kesuksesan; terlau lebay biacaranya; terlalu berlebihan menganggap mendapatkan kekayaan dalam sekejap.</p>
<p>Well, saya menerima ungkapan seperti itu. Para penjual di internet tak ubahnya penjual offline. Mirip sales yang suka menawarkan barang dagangan dari rumah ke rumah dengan antusias dan terkesan over acting.</p>
<p>Btw, kawan-kawan saya yang belum akrab dalam internet marketing menjadi terbengong-bengong saat menerima tawaran kaya mendadak.</p>
<p>Apa masalahnya yah, apakah orang marketing itu salah bicara duit, mendapat uang dengan mudah dan seterusnya.Padahal bisnis internet saya percaya meskipun saat ini masih terus dipelajari, percaya pada apanya, pada <a href="http://www.jokosusilo.com/2010/06/13/hidup-sukses-tanpa-batas/">keuntungan yang tidak terbatas</a>.<br />
Menurut saya, semua itu tergantung dari cara pandang masing-masing orang.</p>
<p>Sikap <a href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;source=blogsearch&amp;cd=8&amp;ved=0CD0QmAEwBw&amp;url=http%3A%2F%2Ffloresianayasmin.blogspot.com%2F2010%2F03%2Fprejudice.html&amp;ei=6Vc1TJOWHcOFrQfk9PW9Aw&amp;usg=AFQjCNE2SU8yX_1EbgIR5qcGAGpnuLFClg&amp;sig2=NYa-GpCd8Enzr6LweZtjrw">prejudice</a>, <a href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;source=blogsearch&amp;cd=1&amp;ved=0CCEQmAEwAA&amp;url=http%3A%2F%2Fmetrotvnews.com%2Fblog%2Frisma%2F2010%2F07%2F04%2Fconverting-customer-services-into-sales%2F&amp;ei=v1g1TN6hOo3GrAfgroWfAw&amp;usg=AFQjCNFJFLgGA2gdjTLQhLo32GpxlhzZVA&amp;sig2=v0FRvV4TNvw5HE1UmaKM0Q">menganggap </a><a href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;source=blogsearch&amp;cd=1&amp;ved=0CCAQmAEwAA&amp;url=http%3A%2F%2Fibnufauzy.wordpress.com%2F2010%2F01%2F22%2Flebay-pintu-kehancuran%2F&amp;ei=XFg1TNHMDsW2rAev3cWhAw&amp;usg=AFQjCNHa7c9D9_gwihikuIWogkdr5ZJl1g&amp;sig2=PHQu5nVkGE2hFoaWmpp-XQ">lebay</a>, meragukan merupakan sikap positif yang lahir dari kehati-hatian. Karenanya, penujual internet marketing yang sering menawarkan kepada saya, ada dua jenis: ada yang alami ada yang personal ada yang murni penjual seperti sales keliling.</p>
<p>Kembali kepada persoalan awal, sukses itu bisa didapat dengan menyenangi pekerjaan yang dilakukannya. Bagi pelajar yang senang dengan belajarnya maka menjadi <a href="http://www.kurtubi.com/mengapa-orang-yahudi-rata-rata-pintar/">generasi yang sukses </a>. Dari pengalaman saya, banyak bukti yang saya lihat:</p>
<p>1. Seorang guru honorer di kampung saya, hidup dengan 8 anak semuanya sekolah. Ibu guru ini, dengan senangnya melakukan pekerjaan merawat anak-anaknya meskipun tanpa suami, karena sudah meninggal. Apayang dilakukannya. ia pagi-pagi memasak dengan penuh keceriaan, sehingga anak-anaknya saat siap berangkat sekolah makanan sudah tersaji.<br />
Siang harinya, sang ibu guru yang bijak itu, menerima jahitan tetangga. Ia pun menyukai kegiatan menjahit pakaian dan di saat bulan puasa, menjelang lebaran, ia pun membuat kue-kue lebaran, dan menwarkan kepada tetangganya. Pesanan berdatangan dan rezeki pun datang tak diduga-duga.</p>
<p>Akhirnya, Ibu guru dengan 8 anaknya itu kini 7 dari 8 ananknya telah sukses menjadi sarjana, tinggal satu yang masih sekolah.<br />
2. Guru Rumahan dengan 9 orang anak</p>
<p>Satu lagi kawan saya dari kampung yang hidup bersama 9 anaknya yang masih kecil-kecil hidup penuh kesuksesan.</p>
<p>Kesuksesan yang dimiliknya adalah, anak-anaknya sehat, gizi terpenuhi, tak pernah melihat pasangan suami isteri itu berantem atau cek-cok, anak-anaknya baik-baik dan tidak segan membantu kedua orangtuanya.<br />
Padahal apa pekerjaan ayahnya, lelaki dari Cirebon ini hanya mengajar privat agama dari rumah ke rumah. Honornya tidak banyak, namun ia menyukai pekerjaan itu. Hampir setiap saya bertemu beliau, yang dicertakan bukan kesusahan, bukan keluhan akan tetapi rasa senang, bercanda dengan berargumen yang lucu-lucu.<br />
Dari dua contoh manusia yang menyenangi profesi ini saya berkesimpulan, bahwa rasa senang adalah kunci dari kesukesan. Meskipun sukses tidak diukur secara materi. Tetapi hdiup dengan tenang, tidak grasa gurusu, fokus pada apa yang dikerjakan sangat membantu pada derajat tingkat emosi seseorang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kurtubi.com/senang-sebagai-kunci-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

